SMP Negeri 1 Songgon Melaksanakan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Kegiatan  bagi Peserta Didik  Baru meruapakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018 sebagai pengganti kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun yang dulu bernama kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB).

Salah satu tujuan diadakannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah bertujuan untuk memgenalkan lingkungan sekolah SMPN 1 Songgon dan sebagai sarana beradaptasi para siswa baru terhadap lingkungan yang baru dan bersosialisasi dengan teman – teman baru serta ajang wahana kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan dalam upaya memajukan SMPN 1 Songgon.

Pada 17 Juli 2017, kegiatan MPLS ini dibuka oleh kepala sekolah SMPN 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd yang bertujuan untuk mengenalkan Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 17 hingga 19 Juli 2017.

Beberapa kegiatan yang diperkenalkan dalam MPLS ini, antara lain :

Mengenali potensi diri siswa baru

  • Pengisian formulir siswa baru oleh orang tua/wali
  • Kegiatan pengenalan siswa
  • Diskusi konseling.
  • Mengenalkan kegiatan ekstra kurikuler yang ada di sekolah.
  • Melibatkan siswa secara aktif dalam setiap diskusi.                                                                                                                                                                                                                                                                               Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah
  • Kegiatan pengenalan warga sekolah
  • Kegiatan pengenalan visi-misi, program, kegiatan, cara belajar, dan tata tertib sekolah
  • Kegiatan pengenalan fasilitas sarana dan prasarana sekolah dengan memegang prinsip persamaan hak seluruh siswa
  • Pengenalan stakeholders sekolah lainnya.
  • Pengenalan tata cara dan etika makan, tata cara penggunaan fasilitas toilet, dan tata cara berpakaian / sepatu.
  • Mengajak siswa berkeliling ke seluruh area sekolah, sambil menjelaskan setiap fasilitas, sarana, dan prasarana yang terdapat di sekolah serta kegunaannya.
  • Menginformasikan fasilitas-fasilitas umum di sekitar sekolah.
  • Menginformasikan kewajiban pemeliharaan fasilitas dan sarana prasarana sekolah dan fasilitasfasilitas umum.
  • Kegiatan simulasi penanggulangan bencana.
  • Menginformasikan daerah rawan di sekitar sekolah.
  • Kegiatan pengenalan manfaat dan dampak teknologi informasi, termasuk sanksi yang diatur dalam peraturan perundangundangan terkait.

Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru

  • Simulasi penyelesaian suatu masalah untuk menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa;
  • Kegiatan pengenalan etika komunikasi, termasuk tata cara menyapa/berbicara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar..

Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya

  • Pembiasaan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun;
  • Pengenalan etika pergaulan antar siswa serta antara siswa dengan guru dan tenaga kependidikan, termasuk kepada sikap simpati, empati, dan saling menghargai, serta sportif.
  • Kegiatan atraksi masing-masing kelas, antara lain perlombaan bidang kesenian, dan olahraga.
  • Kegiatan yang menjalin keakraban antar siswa dengan warga sekolah antara lain dengan permainan atau diskusi kelompok.

Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri siswa.

  • Kegiatan penanaman dan penumbuhan akhlak dan karakter;
  • Pengenalan budaya dan tata tertib sekolah;
  • Pemilihan tema kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang sesuai dengan nilai-nilai positif.
  • Beribadah keagamaan bersama, pengenalan pendidikan anti korupsi, cinta lingkungan hidup, dan cinta tanah air.
  • Kegiatan kebanggaan terhadap keanekaragaman dan kebhinekaan, antara lain pengenalan suku dan agama, penggunaan pakaian adat di sekolah.
  • Kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan pengenalan tata cara membuang sampah sesuai dengan jenis sampah.
  • Penggunaan sumber daya sekolah (air, listrik,dsb) secara efisien.
  • Mengajarkan simulasi antri melalui baris sebelum masuk kelas, dan pada saat bergantian memakai fasilitas sekolah.
  • Kegiatan pendidikan bahaya pornografi, narkotika psikotropika, dan zat adiktif lainnya antara lain bahaya merokok
  • Kegiatan pengenalan dan keselamatan berlalu lintas.

Tinggalkan komentar