“DREAMLINE” Grup Band SMP Negeri 1 Songgon Join Festival GRC di Jember

Grup Band SMP Negeri 1 Songgon “Dreamline” on contest

Band SMP Negeri 1 Songgon “Dreamline” mengikuti festival band Gudang Rock Competition 2017 pada Minggu (20/8) di Universitas Muhammadiyah Jember. Festival yang bertemakan “Rock Reborn” yang dilaksanakan setiap tahun ini diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai kalangan. Dalam perlombaan ini, semua band diberi kesempatan untuk membawakan 2 lagu yang salah satu lagu telah ditentukan oleh panitia. Pada penampilan pertama Dreamline membawakan lagu Jamrud yang merupakan lagu wajib dari panitia dan Agresi Berdarah yang notabene merupakan own creation song mereka sendiri. Band yang berdiri masih baru berumur 3 bulan ini pernah mengikuti event band tingkat pelajar di SMK Nurut Taqwa Songgon dan mendapatkan juara harapan 3 tingkat pelajar se- kabupaten Banyuwangi. Sedangkan pada perlombaan di Jember kemarin, Dreamline belom mendapatkan juara karena dari 45 peserta lomba merupakan band-band yang telah memiliki jam terbang tinggi dan telah berpengalaman dalam event-event band tingkat umum. “Target kami hanya memeriahkan acara dan menambah pengalaman tampil level umum saja, dan Alhamdulillah kami tampil baik dan nihil kesalahan” ujar Mas Abdul Karim selaku Manager Team Dreamline. Panitia lomba yang berhadiahkan uang tunai Rp. 8.000.000 ini memberikan apresiasi tinggi kepada Band yang beranggotakan 4 Personil yang terdiri dari Nanda (Vocalis), Fikri (Gitaris),Rizal (Bassis), dan Wahyu (Drummer) yang semuanya merupakan pelajar SMP yang berani tampil menghadapi lawan-lawan yang memiliki level jauh diatas mereka dengan memberikan Piagam Penghargaan dan Merchandise berupa kaos kepada mereka. Dreamline waktu dekat ini akan melaksanakan sound record dengan beberapa lagu baru yang akan diciptakan. Dan akan mengikuti acara karnaval yang diadakan pada 24 Agustus mendatang dengan menampilkan beberapa lagu termasuk karya mereka sendiri.

 

Pramuka SMP Negeri 1 Songgon “MATAHARI” Jadi Tamu Kehormatan Scout Lantern Carnival Dalam Rangka HUT Pramuka ke 56 Tahun 2017

Pramuka SMPN 1 Songgon Regu Matahari Berpose di depan Kantor Bupati Banyuwangi bersama para Pembina

Setiap Sudut di Ko‎ta Banyuwangi dihiasi berbagai macam jenis dan model lampion, Senin (14/8) malam. Dalam rangka memperingati hari jadi Pramuka yang ke-56. Dalam acara tersebut, Pramuka SMP Negeri 1 Songgon “Matahari” menjadi tamu kehormatan untuk menampilkan atraksi dan tarian-tarian dihadapan Bupati dan para pejabat daerah. Sekolah-sekolah di Banyuwangi juga memeragakan aneka lampion. Ada lampion yang berbentuk kapal, pe‎sawat, Piala Adipura, dan aneka macam lampion lainnya.

 

Acara tersebut dilepas oleh Bupati Banyuwangi, Bapak Abdullah Azwar Anas S.Pd., S.S., M.Si pada pukul 19.00 WIB didepan Kantor Bupati Banyuwangi.

Pawai lampion kali ini mengambil tema, Gerakan Pramuka bekerja untuk kaum muda mewariskan yang terbaik bagi bangsa. Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan mampu membangun karakter anak-anak muda.

Menurut Bapak Abdullah Azwar Anas, di lampion mewajibkan siswa-siswi Sekolah setingkat SD, SMP, dan SMA untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka di sekolah. “Pramuka bisa membentuk karakter anak-anak yang positif,” kata beliau.

Beliau mengatakan, Banyuwangi sangat bangga kepada Kontingen Kwaran Songgon Khusunya Regu Matahari dari SMP Negeri 1 Songgon yang telah sukses menjadi juara 1 terbaik LT IV di Jombang yang akan melanjutkan perlombaan di LT 5 tingkat Nasional di bumi perkemahan Cibubur pada bulan Oktober 2017 mendatang. “Di ajang tersebut mereka adalah teladan bagi anak-anak muda Banyuwangi,” kata Beliau.

 

 

 

 

Pemenang Class Meeting Terima Hadiah !

Upacara Bendera rutin Hari Senin (14/8)  diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang Class Meeting 2017 di Lapangan SMP Negeri 1 Songgon.

Para pemenang class meeting terdiri dari Pemenang Volly putra dan putri, Tenis Meja Putra , Futsal putra dan putri, pemenang balap kelereng, Balap karung, makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, dan gerak jalan.

Panitia Class meeting Bapak Abdul Karim S.Pd berujar siswa yang berprestasi perlu diberikan  apresiasi. “Dengan adanya pemberian hadiah maka akan memupuk semangat siswa SMP Negeri 1 Songgon untuk mengembangkan bakat- bakat mereka dibidang olahraga dan membangun kekompakan dalam kegiatan    class meeting yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya” ucapnya saat memberikan hadiah kepada para pemenang.

Menurut Bapak Nanang Sutejo, S.Pd selaku guru bidang olahraga, penghargaan tersebut bentuk apresiasi sekolah terhadap siswa yang berprestasi. “Usaha dan jerih payah siswa dalam mendedikasikan diri untuk menjadikan sekolah lebih baik patut kita acungi jempol dan kita berikan penghargaan,” katanya.

Salah satu pemenang lomba, Wafi merasa senang ketika menerima hadiah, “Alhamdulillah saya sangat senang atas penghargaan dalam kegiatan lomba ini” ucap siswa yang mendapat juara I makan kerupuk tersebut. (IT/admin)

 

 

 

“Gerak Jalan” Menjadi Kegiatan Penutup Class Meeting SMP Negeri 1 Songgon

Class Meeting SMP Negeri 1 Songgon yang dimulai pada hari Senin (8/8) hingga sabtu (12/8) kemarin diakhiri dengan lomba gerak jalan antar kelas. Lomba yang dibagi 2 kategori ini terdiri dari peserta Putra dan Putri.

Lomba gerak jalan antar kelas ini berlangsung pada Jum’at (11/08) pukul 07.00 pagi, dengan jumlah peserta sebanyak 52 regu yang terbagi menjadi 30 regu putra dan 22 regu putri. Lomba ini menempuh jarak sejauh ± 4 Kilometer.

Untuk jalur yang ditempuh yakni start dari lapangan sepak bola Desa Sragi Krajan, melewati Dusun Sragi Pertapan dan Jajangan kemudian Finish di SMP Negeri 1 Songgon.

Dalam kegiatan ini, kepala sekolah, para guru dan karyawan sekolah ikut mendampingi para peserta lomba mulai dari start hingga finish perlombaan. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari kepala sekolah SMP Negeri 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd . “Kita harapkan lomba ini bisa menumbuhkan rasa cinta bangsa atau kepatriotan generasi muda bangsa Indonesia, serta untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda khusunya di sekolah, dan juga di masyarakat di Songgon terutama di Banyuwangi” ujar beliau.

Untuk para peserta juara akan diberi penghargaan. “Nanti ada penghargaan kepada juara masing-masing kategori dan penghargaan untuk kategori lomba juara favorit,” ujar panitia class meeting.

Ditambahkannya, Lomba gerak jalan tahun 2017 ini diikuti peserta dari beberapa kelas yang tergabung dari kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 1 Songgon.
 

 

 

Today, SMP Negeri 1 Songgon is getting a “Class Meeting” !

Semangat kompetisi sportif, kreatif, inovatif dan menyenangkan berlangsung dalam minggu ini, mulai hari senin (8/8) kemarin telah dilaksanakan kegiatan rutin menjelang Hari kemerdekaan Indonesia yang ke -72 di SMP Negeri 1 Songgon yaitu “Kegiatan Class Meeting” atau lomba antar kelas. Class Meeting termasuk program kesiswaan yang dilaksanakan oleh OSIS  SMP Negeri 1 Songgon yang bekerja sama dengan seluruh dewan guru, karyawan dan ketua kelas.

Class meeting sudah menjadi kegiatan rutin setiap menjelang HUT kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Negeri 1 Songgon sejak pertama berdiri yang bertujuan untuk menjalin silaturrahmi antar kelas dan untuk meningkatkan prestasi siswa. Peran serta partisipasi seluruh siswa sangat dibutuhkan untuk mensukseskan acara tersebut. Class meeting dilaksanakan mulai tanggal 07 hingga 12 Agustus 2017 yang bertempat di Lingkungan Sekolah.

Class Meeting dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd  pada Senin, 07 Agustus 2017 di halaman sekolah.

Terlihat para siswa merasa sangat gembira dengan adanya class meeting itu. Hal ini disebabkan karena hal ini untuk memperingati HUT RI yang ke -72 dan juga mengingat perjuangan para pahlawan terdahulu dengan bersemangat mengikuti acara tersebut. Dan juga untuk menghilangkan semua kejenuhan belajar di kelas. Selain itu ada tujuan-tujuan lain diadakannya kegiatan ini diantaranya :

  1. Sebagai ajang untuk menuangkan bakat & minat serta keterampilan siswa.
  2. Untuk mencari bibit-bibit pemain yang berkualitas yang nantinya akan diorbitkan pada kejuaraan-kejuaraan lainnya.
  3. Sebagai ajang kompetisi antar kelas yang dilakukan dengan menjunjung tinggi sportifitas.
  4. Sebagai sarana pengembangan diri siswa.
  5. Sebagai sarana untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga sekolah
  6. Sebagai hiburan siswa

lomba yang diadakan juga sangat kreatif dan banyak nilai-nilai yang positif. Ada lomba yang sederhana tapi seru. Untuk Lomba cabang Olahraga dilaksanakan di Lapangan Basket, dan lainnya di halaman dan di ruang-ruang sekolah. Beberapa lomba yang diselenggarakan antara lain :

  1. Volly Ball
  2. Futsal
  3. Tarik Tambang
  4. Balap Karung
  5. Tenis Meja
  6. Karaoke
  7. Pengumuman pemenang dan Pembagian hadiah akan dilaksanakan pada penutupan Class Meeting pada hari Sabtu 12 Agustus 2017 nanti.

SMP Negeri 1 Songgon Buka TC Panahan

SMP Negeri 1 Songgon terus mengembangkan kegiatan sekolah. Kali ini, sekolah membuka kegiatan ekstrakulikuler panahan. Untuk Program ini, melakukan kerjasama dengan pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) kabupaten Banyuwangi.

Kerjasama itu dituangkan dalam MoU antara SMP Negeri 1 Songgon dengan Perpani Banyuwangi dalam kerjasama yang dilakukan pada Sabtu (05 Agustus 2017) itu, sekolah mendirikan training camp (TC) panahan dibawah binaan langsung Perpani Banyuwangi.

Dalam kerjasama untuk pembinaan untuk pembinaan itu ditandatangani langsung oleh kepala SMP Negeri 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno S.Pd dan ketua Perpani Banyuwangi, Bonavita Budi Dwijayanto. “Kita bentuk TC panahan”, kata Kepala SMP Negeri 1 Songgon.

Menurut Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd, membuka TC panahan ini dilakukan sesuai harapan kepala Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono, agar disetiap sekolah minimal punya satu bidang yang diunggulkan (one school one product), baik dibidang akademik maupun non akademik.

SMP Negeri 1 Songgon telah banyak menyumbangkan atlit panahan untuk kabupaten Banyuwangi. Dari dasar itu, sekolah meningkatkan fasilitas olahraga maupun peningkatan kemahiran atlet.

Ketua Perpani Banyuwangi, Bonavita Budi Dwijayanto, mengatakan bahwa banyak keuntungan yang diperoleh dalam kerjasama dengan sekolah. Fasilitas para atlet panahan, bisa dibantu oleh sekolah, “prestasi panahan Banyuwangi cukup bagus, setiap ada kejuaraan atlet panahan Banyuwangi dapat emas,” ungkapnya.

video selengkapnya di

Berikut ini galeri kegiatan panahan SMP Negeri 1 Songgon

  

   

Pramuka SMPN 1 Songgon Menuju Cibubur – “MATAHARI DALAM TRADISI JUARA”

Regu Pramuka Penggalang Putri Matahari dari Kwartir Ranting Songgon Gugus Depan SMPN 1 Songgon berhasil membawa nama baik Kabupaten Banyuwangi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Mereka berhasil mencetak sejarah, dengan menjadi regu putri terbaik pada Lomba Tingkat IV Regu Pramuka Penggalang (LT IV) Jawa Timur 2017, yang digelar pada pada tanggal 8 s.d. 13 Juli 2017 di Bumi Perkemahan Sumberboto, Jombang. Atas prestasi tersebut Regu Matahari berhak mewakili Kwarda Jawa Timur pada ajang Tingkat V Nasional yang akan diselenggarakan di Cibubur, Jakarta pada bulan Oktober 2017.

LT IV merupakan program rutin empat tahunan, yang tahun ini diikuti oleh 34 regu putra terbaik dan 35 regu putri terbaik dari 35 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kabupaten/ kota se Jawa Timur. Seluruh regu peserta LT IV Jatim adalah regu juara Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang di tingkat kota/kabupaten masing-masing. Setiap regu terdiri dari 8 orang Pramuka Penggalang. Pada LT IV ini Kwartir Cabang Banyuwangi mengirimkan kontingen dengan jumlah personil 25 orang. Tim terdiri dari 8 orang penggalang putri, 8 orang penggalang putra, 2 orang Pembina pendamping, 1 orang pimpinan kontingen serta 6 orang tim pelatih dan pendukung.

Keberhasilan Regu Matahari ini merupakan buah dari kerja keras mereka. Persiapan mengikuti LT IV sudah dimulai sejak Matahari ditetapkan menjadi regu terbaik pada ajang LT III Kwartir Cabang Banyuwangi pada bulat Maret 2017 yang juga digelar di Songgon, yakni di bumi perkemahan hutan pinus Desa Sumberbulu. Hampir setiap hari mereka melaksanakan latihan di Gugus Depan. Ditambah dengan melaksanakan Training Center (TC) sebanyak 4 kali dengan sistem lahihan gabungan, bersama regu Rajawali dari Gugus Depan SMPN 3 Songgon, yang dikemas dengan kegiatan persami.

Semangat dan usaha yang luar biasa dari Matahari akhirnya membuahkan hasil yang manis. Selanjutnya Matahari memiliki tugas yang cukup berat yakni membawa nama baik Jawa Timur di Tingkat Nasional dan nama baik Banyuwangi pula tentunya. Dengan filosofi bunga matahari yang akan terus mekar, serta filosofi matahari yang akan terus bersinar memancarkan cahayanya. Maka Regu Matahari bertekat untuk menjadi yang terbaik di LT V Nasional. Semboyan mereka adalah dari “Sunrise of Java menuju Sunrise of Nusantara”.

Pinkoncab/ Pembina LT IV Pramuka Penggalang

Keberhasilan Regu Matahari ini merupakan kali kedua Kwaran Songgon menjadi wakil Jawa Timur pada ajang LT V Kwartir Nasional. Sebelumnya pada tahun 1998 Songgon berhasil mengantarkan regu putra Kalajengking sebagai regu terbaik LT IV Jawa Timur yang digelar di Bumi Perkemahan Cobanrondo, Batu. Selanjutnya Kalajengking mampu meraih peringkat harapan I pada LT V di Cibubur. Sedangkan pada dua periode sebelumnya yang pada LT IV 2006 Pamekasan, dan LT IV 2010 Pasuruan Kwartir Cabang Banyuwangi hanya mampu meraih posisi ke empat, keduanya juga diwakili oleh regu penggalang terbaik dari Gugus Depan SMPN 1 Songgon. Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya Regu Matahari 2017 berhasil meneruskan tradisi Songgon untuk tetap menjadi sang juara. Team LT IV sebagai berikut :

PinkonCab/Pembina: Irwanto, pembina Bindamping: Alvina Balqis Arsyad, Pembina: Sahroni, Meiko Ef Farisanto, Verry Yudianto sedangkan Regu Pramuka Penggalang Matahari terdiri dari : Sriayu Dini Lestari, Afida Noer Laili, Ninggar Agustina Cindya P, Salsabila Fatma Aripa, Deswita Erfiana Baso, Dwi Anggita Sari, Audy Putri Lestari, Dewi Sri Wahyuni.

Mendapatkan Apresiasi dari Kepala Sekolah
Bersama Para Guru dan Pembina

Paduan suara “ZENITH FORCE” SMPN 1 SONGGON

Paduan Suara “ZENITH FORCE” SMPN 1 Songgon

Paduan suara atau kor (dari bahasa Belanda, koor) merupakan istilah yang merujuk pada Ensamble Musik yang terdiri atas penyanyi-penyanyi maupun musik yang dibawakan oleh ensamble tersebut. Umumnya suatu kelompok paduan suara membawakan musik paduan suara yang terdiri atas beberapa bagian suara.

Demikian juga team paduan suara “Zenith Force” SMP NEGERI 1 SONGGON. Team paduan suara ini dibentuk pada tanggal 21 juli 2014 yang diprakarsai oleh Bapak Kepala Sekolah dan Komite Sekolah sebagai salah satu extrakulikuler dibidang seni. Team paduan suara ini disiapkan untuk berbagai kegiatan di sekolah maupun kegiatan di masyarakat baik tingkat kecamatan pada saat peringatan hari besar nasional ataupun kegiatan masyarakat dalam bentuk festival kerakyatan.

Author Lagu “Lare Songgon” dan Pinkoncab/ Pembina LT IV Pramuka Penggalang

Adapun kegiatan yg diikuti antara lain: Juara 1 Paduan Suara BTRC PMR Kab. Bayuwangi 2016, Peserta Favorit Lomba Paduan Suara Pelajar Kab. Banyuwangi 2016, pengisi Talent pada Makarya 9 negara di KARO ADVENTURE 2016, pengisi Talent di Makaryo Tani Sragi Songgon 2017, Petugas paduan suara pembukaan Lomba Tingkat III Pramuka Penggalang 2017 dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang diikuti.

Team paduan suara “Zenith Force” terdiri dari siswa dan siswi kelas 7 dan 8 yang memiliki bakat dan minat di bidang Seni terutamanya dibidang Vocal atau tarik suara. Paduan suara ini dilatih dan dibina oleh guru seni (Herry Purbowirawan) yang sangat handal dan mumpuni dibidangnya. Salah satu karya yang sampai saat ini masih melegenda adalah lagu “LARE SONGGON”. Lagu ini menceritakan tentang ajakan anak-anak songgon untuk terus berjuang dan bekerja dengan semangat pantang menyerah untuk memajukan daerahnya. [By. Irwan Pangestu]

“LARE SONGGON”

Karya: Herry Purbowirawan

Pembina Kesenian dan Author Lagu “Lare Songgon”

Solo :

Banyuwangi…..emaan…. Pucuk kulon….hang arane songgon….ojo lali….ojo laliii….baktinisun….yo mung kanggo….rikooo….

 

Banyuwangi pucuk kulon sebutno arane songgon

Podo guyub podo rukun lanang wadon tuwek enom

Sayu wiwit jogo pati pahlawane Banyuwangi

Riko urip siap mati mbelani ibu pertiwi

 

Sopo wonge hang seng kangen

Sopo wong hang seng kesengsem

Tanah endah subur

Rakyate hang podo makmur

 

Ono manggis ono duren

Esem manis seng kelalen

Howo seger adem

Nong ati ayem

 

Macem-macem bahasane

Macem-macem ugo yo adat’e

Ulan lintang lan srengenge

Dadi saksi yoo.. tekade

 

Reff..

Lare Songgon…. Majuo lare Songgon….

Semangatoo…. Mbyangun bongso negoro

Lare Songgon…. Jenggirat lare Songgon…

Yakino… Riko mesti biso

 

Dadiyo koyo gunung raung

Gagah jejeg yo siap tarung

Koyo kembyang-kembyang ring taman

Arumno bumi belambangan……

Paduan suara “Zenith Force” mengikuti kegiatan kerakyatan “MAKARYA”
Paduan suara “Zenith Force” mengikuti Perlombaan Paduan Suara tingkat Pelajar SMP se Kab. Banyuwangi
Paduan suara “Zenith Force” mengikuti Pagelaran Makaryo Tani

Alumni SMP Negeri 1 Songgon Berpartisipasi dalam Acara Upacara Bendera di Sekolah

Bapak Didik (Polsek Singojuruh & Alumni  SMPN 1 Songgon) berpartisipasi dalam kegiatan Upacara Rutin
Cahaya mentari pagi menyinari SMP Negeri 1 Songgon pada hari Senin tanggal 24 Juli 2017 tepat pukul 07.00 WIB di SMPN 1 Songgon telah dilaksanakan Upacara rutin sebelum jam pelajaran di mulai. Kali ini sebagai pembina upacara adalah Bapak Didik Sudarmanto selaku anggota Polsek Singojuruh yang notabene merupakan alumni SMP Negeri 1 Songgon tahun ’90an. Dalam kesempatan tersebut Bapak Didik menyampaikan Pesan dan Himbauan Kamtibmas kepada semua peserta upacara SMPN 1 Songgon dalam amanatnya mengajak kepada semua siswa siswi agar meningkatkan semangat belajar demi meraih cita-cita. Selain itu, Bapak Didik juga menyampaikan beberapa hal antara lain :
Dewan Guru, Karyawan bersama Polsek Singojuruh
  • Agar orang tua dan guru menghimbau kepada siswa agar tidak mengendarai kendaraan bermotor
  • Agar siswa menjaga nama baik keluarga dan sekolah menjahui narkoba
  • Agar siswamenjauhi hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan dirinya

Beliau juga menyampaikan dan memberikan arahan kepada seluruh peserta upacara akan hal-hal yang berkaitan dengan kedisiplinan, karena kedisiplinan merupakan salah satu sikap menuju sukses.

Kegiatan tersebut disambut positif oleh Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Songgon serta dewan guru lainya. Selain mengikuti kegiatan upacara rutin disekolah, Bapak Didik juga bersilaturahmi kepada para guru yang notabene merupakan guru beliau semasa di SMP Negeri 1 Songgon dulu. Kepala Sekolah beserta Dewan Guru mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Polisi yang telah menyempatkan diri menjadi Pembina Upacara sehingga bisa terjalin silaturrahmi dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan Kepolisian.

 

 

 

 

Penutupan Kegiatan MPLS SMP Negeri 1 Songgon dihadiri Pak Camat !

Bapak Camat Songgon berpartisipasi dalam Apel Penutupan MPLS

Setelah selama 3 hari dilaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pada hari Rabu tanggal 19 Juli 2017 dilaksanakan penutupan melalui acara Apel penutupan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak  Wagianto, S.Ag, M.Pd selaku Camat Songgon. Dalam kesempatan tersebut beliau memberikan pesan singkat, antara lain adalah :

  • Agar siswa terus bersemangat dan beristiqomah dalam belajar, karena dengan belajar secara istiqomah akan mendapatkan berkah yaitu kepintaran dan pahala dari istiqomahnya.
  • Agar siswa dalam belajar senantiasa konsentrasi penuh, sebagaimana layaknya orang naik sepeda motor, tangan boleh pegang gas, kaki boleh injak rem dan gigi mesin, tapi perhatian tetap kedepan sebagaimana juga belajar di sekolah, kaki dan tangan boleh bergerak, tetapi perhatian tetap kepada guru yang mengajar.
  • Disiplin dalam melaksanakan kegiatan di sekolah.
  • Senantiasa berdoa ketika memulai dan mengakhiri pelajaran, karena doa adalah inti dari ibadah.

Mengakhiri amanatnya, Bapak Wagianto, S.Ag, M.Pd turut memberikan Penghargaan kepada siswa dan siswi terbaik selama berlangsungnya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan didampingi oleh kepala sekolah SMP Negeri 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd. Beliau mengapresiasi kegiatan MPLS ini sangat baik dilaksanakan karena sangat membantu siswa dan siswi baru beradaptasi dengan sekolah dan sebagai ajang silaturrahmi antar teman dan para guru di sekolah.

Berikut ini Galeri Penutupan kegiatan MPLS SMP Negeri 1 Songgon :    

 

Bapak  Wagianto, S.Ag, M.Pd selaku camat Songgon melepas cocard peserta sebagai tanda diakhirinya kegiatan.

Kepala Sekolah SMPN 1 Songgon, Bapak Sunoto Prayitno, S.Pd memberikan penghargaan kepada siswa dan siswi berprestasi dalam penutupan kegiatan

 

Para Guru dan Siswa mengikuti kegiatan Apel Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)